Langsung ke konten utama

Ikapete Surabaya akan Mempopulerkan Istighasah ala Hadratusy Syekh KH. Hasyim Asy'ari.


Bertempat di Pesantren Al-Qur'an Asy-Syahadah Jalan Tambak Wedi Lebar Blok H No. 5 Surabaya. Pertemuan rutin dua bulanan Ikapete Cabang Surabaya mengagendakan program-program ke depan yang lebih maju.

Pertemuan yang dihadiri tokoh-tokoh Ikapete di antaranya Prof. Dr. KH. Sahid HM, M.Ag., M.H. (selaku tuan rumah sekaligus pengasuh Pesantren Al-Qur'an Asy-Syahadah), KH. Drs. Khoiron Syuaib, Dr. H Wahyudin Husain, S.H., M.H. (Bakal Calon Wakil Walikota Surabaya), Matsani, S.Ag (Bogor), Abd. Wachid Asy'ari, S.Ag. (Gresik), Taufik Mukti, S.E., dan lain-lain, merumuskan pertemuan rutin ke depan disosialisasikan melalui media-media online.

Utamanya pembuatan website khusus pengajian rutin kitab At-Tibyan karangan Hadratusy Syeikh KH. Hasyim Asy'ari yang dibacakan oleh KH. Fahmi Amrullah, serta sosialisasi melaui media sosial.

Pengurus Ikapete Surabaya perlu memviralkan kegiatan-kegiatan yang selama ini dirasakan kurang diketahui publik keberadaannya, tegas Ainur Rofiq selaku kordinator pengajian.


Agenda kegiatan di atas akan dibidani oleh HM. Saiful Bachri, tercetus juga ide mensosialisasikan Istighosah khas Hadratusy Syeikh KH. Hasyim Asy'ari, yang rencananya akan dimulai pada pertemuan ketiga di Kemayoran Budidayan.

Pengurus Ikapete Surabaya berharap dukungan penuh dari alumni-alumni yang berada di Surabaya dan sekitar untuk ikut mensukseskan program-program tersebut agar keberadaan Ikapete menjadi lebih maju dan terencana dengan baik.

Komentar

Popular Posts

Kisah Syam'un Al-Ghazi dan Lailatul Qadr

Kisah tentang 1000 bulan, berawal dari seorang Nabiyullah yang bernama Nabi Syam’un al-Ghazi as. Nabi dari kalangan Bani Israil. Beliau adalah hakim ketiga terakhir pada zaman Israel kuno. Nabi Syam’un al-Ghazi As, memiliki beberapa nama, dalam bahasa Arab, beliau disebut dengan Syamsyawn atau Syam'un.  Dalam bahasa Ibrani, disebut Šimšon, dalam bahasa Tiberias, disebut Šhimšhôn; dalam Alkitab Nasrani, disebut Samson.  Nama Syam’un sendiri artinya:  "Yang berasal dari matahari”,  Sedangkan Al-Ghozi, artinya:  “Yang berasal dari Ghazi”  (Ghaza, Palestina sekarang). Suatu ketika Nabi Muhammad saw, Berkumpul bersama para sahabat dibulan Suci Ramadhan.  Nabi Muhammad SAW, terlihat tersenyum sendiri, lalu ditanya oleh para sahabatnya:  “Apa yang membuatmu tersenyum wahai Rasulullah”. Rosululloh menjawab:  Diperlihatkan kepadaku dihari akhir, ketika seluruh manusia dikumpulkan dipadang mah’syar, ada seorang ...

METHODE PENJERNIHAN QOLBU

Alam semesta seisinya ini tidak ada artinya apa-apa dibanding dengan Allah. Berarti tidak ada sesuatu pun yang mampu menampung adanya Allah. Segalanya tidak bisa menjadi tempat semayamnya Allah, kecuali hati hamba-Nya yang beriman. Maka disanalah Allah bersinggasana.Hati orang yang beriman adalah Rumah Allah. Dan karena itu hati merupakan amanah Ilahi untuk kita jaga jangan sampai terkena kotoran dunia. Oleh sebab itu hati harus kita jaga, dirawat, dirias biar menjadi elok. Hati kita adalah ruang dimana pertemuan dialogis (munajad) antara hamba dan Rabb berlangsung.

ROBI'AH ADAWIYYAH

Rabi’ah yang sejak kecil rohaninya terbina dalam keluarga muslim dan kondisi sosialnya, membuatnya memilih hidup zuhud, setelah bebas dari budak. Kezuhudannya dapat dilihat dalam berbagai sikap hidup dan kata-katanya. Ketika sufyan al-tsauri menanyakan tentang hikmah, Rabi’ah menjawab, “Alangkah baiknya bagimu jika engkau tidak mencintai dunia ini”. Dan ketika ada temannya yang akan member rumah kepadanya, ia menolak dengan mengatakan: “Aku takut kalau-kalau rumah ini mengikat hatiku, sehingga aku terganggu dalam amalku untuk akhirat”. Dia juga member